Didorong oleh kebijakan "karbon ganda" dan gelombang pembangunan berkelanjutan global, industri tekstil sedang menjalani transformasi ramah lingkungan yang mendalam. Diantaranya, Benang Daur Ulang , sebagai bagian penting dari ekonomi sirkular, telah menjadi topik hangat di industri karena keunggulannya dalam penghematan energi, pengurangan emisi, dan perlindungan lingkungan.
Apa itu benang daur ulang? ——Transformasi ramah lingkungan dari sampah menuju kehidupan baru
Benang daur ulang adalah benang yang dibuat dari bahan daur ulang (seperti limbah pakaian, botol plastik, sisa industri, dll) setelah diolah kembali. Ini dibagi menjadi dua kategori: benang daur ulang yang didaur ulang secara kimia dan benang daur ulang yang didaur ulang secara mekanis.
Benang daur ulang yang didaur ulang secara kimia (seperti rPET): biasanya menggunakan serpihan botol poliester sebagai bahan bakunya, dan akhirnya menghasilkan benang berkualitas tinggi dengan kinerja yang mendekati benang asli melalui proses pengolahan kimia seperti pencucian, peleburan, dan pemintalan.
Benang daur ulang yang didaur ulang secara mekanis (seperti benang katun daur ulang, benang wol daur ulang): limbah tekstil dipintal menjadi benang baru setelah pembukaan mekanis, penyisiran, dan pencampuran, tetapi panjang seratnya pendek dan kekuatannya sedikit buruk, dan sebagian besar digunakan dalam produk campuran.
Keuntungan inti dari benang daur ulang - model manufaktur ramah lingkungan
Penghematan energi dan pengurangan emisi, secara signifikan mengurangi jejak karbon
Dibandingkan dengan poliester murni, proses produksi benang poliester daur ulang (rPET) dapat mengurangi konsumsi energi lebih dari 70% dan emisi gas rumah kaca lebih dari 50%.
Penggunaan kembali sumber daya, mendorong ekonomi sirkular
Untuk setiap ton benang poliester daur ulang yang diproduksi, sekitar 70.000 botol PET bekas dapat didaur ulang, sehingga sangat mengurangi polusi plastik terhadap lingkungan.
Memenuhi standar lingkungan dan mendukung strategi ESG merek
Benang daur ulang banyak disertifikasi oleh GRS (Global Recycling Standard) dan disukai oleh merek internasional seperti Nike, H&M, adidas, dll.
Jenis utama dan analisis kinerja benang daur ulang
| mengetik | Sumber bahan baku | Fitur | Skenario Aplikasi |
| Benang Poliester Daur Ulang (rPET) | Limbah botol PET | Kuat dan berwarna-warni | Pakaian olahraga, kain fungsional, tas |
| Benang katun daur ulang | Kain katun bekas | Lembut dan memiliki daya serap tinggi | Denim, T-shirt, handuk |
| Benang wol daur ulang | Produk limbah wol | Retensi kehangatan yang baik dan nuansa alami yang kuat | Sweater, mantel, syal |
| Benang nilon regenerasi (rNylon) | Jaring ikan bekas, nilon industri | Kekuatan tinggi dan ketahanan aus | Pakaian renang, pakaian luar ruangan, kaus kaki |
Proses produksi benang daur ulang: putaran tertutup hijau dari daur ulang hingga pemintalan ulang
Proses produksi benang daur ulang terutama meliputi:
Daur ulang bahan mentah: sumber daur ulang meliputi botol plastik, sisa tekstil, kain bekas pabrik pakaian, dll.;
Perlakuan awal dan pembersihan: penghilangan minyak, pewarna dan kotoran secara efisien;
Pemrosesan ulang:
Serat kimia seperti rPET dan rNylon perlu dipintal leleh;
Kapas menggunakan proses pemintalan tradisional seperti pembukaan mekanis, pencampuran, dan penyisiran;
Pemintalan dan pembentukan: gunakan pemintalan cincin, pemintalan udara, dan peralatan lainnya untuk menyelesaikan pembentukan benang;
Pemeriksaan kualitas dan pengemasan: mengontrol perbedaan warna, kekuatan, bulu, dan indikator kinerja lainnya untuk memastikan kualitas pabrik.
Area aplikasi meliputi:
Industri pakaian: fast fashion, pakaian olahraga, dan pakaian santai banyak menggunakan serat daur ulang;
Industri tekstil rumah tangga: penutup selimut, seprai, tirai dan produk lainnya berfokus pada sifat perlindungan lingkungan;
Kain industri: kain interior otomotif, geotekstil, pita pengemas, dll. juga secara bertahap mengadopsi bahan baku ramah lingkungan.
Dari konsep perlindungan lingkungan hingga penerapan komersial, benang daur ulang secara bertahap beralih dari "peran pendukung" ke pusat perhatian. Bagi produsen tekstil, penerapan benang daur ulang bukan hanya merupakan respons terhadap kebijakan, namun juga merupakan pilihan strategis untuk mendapatkan kepercayaan pasar dan konsumen. Benang daur ulang yang ramah lingkungan, dapat ditelusuri, dan hemat biaya memimpin industri tekstil global menuju masa depan yang berkelanjutan.